homecantik selaluibu dan balitatanaman obatinfo obattipspanduan makanserba-serbi sehat
Artikel Utama
Kenalan dengan Badan POM yuk !
dbc network
T i p s
Tips Membuat Ramuan Alami untuk Rambut
Push Up yuk...
Konsultasi
Klik disini untuk konsultasi
Tahukah Anda ?
Beberapa kelompok peneliti menemukan bahwa bubuk cokelat mengandung zat yang dapat mencegah kerusakan gigi.
(Wikipedia Indonesia)
mimbar jum'at
Direktori
Direktori Rumah Sakit
Direktori Dokter
Catatan
Panduan makan
Sehat natural
Persembahan kami
Berlangganan Newsletter
Tuliskan e-mail anda disini :
SEHAT DAN NIKMAT DENGAN TOMAT
14 Juni 2005
Siapa yang tak kenal buah tomat? Buah yang dijuluki si apel cinta - love apple - karena dianggap bisa membangkitkan gairah cinta ini memang enak sekali diolah sebagai jus karena rasanya yang khas dan segar. Bangsa Italia juga gemar menggunakan buah tomat ini sebagai bahan saus yang tak pernah absen dalam berbagai hidangannya, sebut saja pizza, spaghetti, sup tomat dan berbagai hidangan pasta italia yang selalu menghadirkan tomat sebagai sausnya. Dalam dunia kecantikan, tomat juga dikenal sebagai bahan pembuat masker wajah yang handal dan telah teruji dalam merawat wajah dengan pori-pori besar dan berminyak.

LIKOPEN PALING BERJASA

Menikmati tomat, selain enak, ternyata juga sangat menyehatkan. Siapa sangka jika tanaman dengan nama latin Solanum lycopersicum ini pada awalnya diduga merupakan buah beracun karena daya tumbuhnya yang luar biasa, namun ternyata memiliki kandungan senyawa karotenoid dengan daya antioksidan tertinggi, yaitu LIKOPEN. Seperti sayuran dan buah-buahan lain yang berwarna kuning sampai merah, tomat memiliki senyawa karotenoid yang memiliki sifat antioksidan yang mampu melawan radikal bebas akibat polusi dan radiasi sinar UV. Yang istimewa adalah bahwa Likopen hampir hanya ditemukan dalam buah ini. Likopen meliputi sekitar 50% senyawa karotenoid yang terdapat dalam sebutir tomat.

Dalam tubuh, Likopen banyak ditemukan di testis, kelenjar suprarenal dan prostate. Walaupun arti kehadiran Likopen di bagian-bagian tubuh tersebut belum diketahui, namun dicurigai bahwa apabila jumlahnya dalam tubuh berkurang, maka Likopen dapat menjadi akar timbulnya masalah patologi, seperti tumor. Selain itu, telah dipelajari adanya hubungan timbal balik antara kadar Likopen tubuh dengan tumor di daerah prostat, lambung dan juga pankreas, karenanya disarankan pengujian kadar Likopen dalam darah untuk mengidentifikasi adanya tumor, di mana pada penderita tumor, kadar ini sangat rendah.

Jumlah Likopen dalam plasma dan kulit pun dapat dibandingkan dengan jumlah beta-karoten. Jika kulit berada dalam kondisi stress akibat radiasi sinar UV, jumlah Likopen yang hilang lebih besar dari jumlah beta-karoten. Kenyataan ini menyimpulkan bahwa Likopen berfungsi sebagai zat antioksidan, dan bekerja lebih kuat daripada beta-karoten.

Bukan cuma Likopen, tomat pun kaya dengan nutrisi-nutrisi penting lainnya. Satu gelas jus tomat bisa mengandung energi 20 kalori; protein 1 g; lemak 0,3 g; karbohidrat 4,2 g; kalsium 8 mg; fosfor 29 mg; zat besi 0,59 mg; natrium 10 mg; kalium 254 mg; vitamin A 1,394 IU; biotin 2 mg; asam folat 11,5 mcg; vitamin C 21,6 mg dan magnesium 14 mg.


TOMAT YANG KAYA MANFAAT

Pada awal Nopember 1934, Dr. Bennet-lah orang Amerika pertama yang menyatakan buah ini dapat mengobati diare, serangan empedu, gangguan pencernaan, dapat mencegah kolera, serta memulihkan fungsi liver. Pernyataan ini diperkuat oleh Dr. Yumi Tohuoka (1953) dalam laporan The Tohoku Journal of Experimental Medicine, bahwa tomat secara klinis efektif dalam menyeimbangkan gangguan liver.

Berkat kandungan Likopen, tomat menjadi buah yang semakin kaya akan manfaat. Tomat terutama efisien untuk kanker prostate. Suatu penelitian yang dilakukan di Harvard University terhadap 48.000 pria diperoleh kesimpulan bahwa mereka yang makan produk olahan dari tomat sebanyak 10 kali seminggu, memiliki resiko terkena kanker prostate lebih rendah 35% daripada pria yang makan tomat kurang dari 1½ seminggu. Selain kanker prostate, tomat juga mampu menurunkan resiko serangan jantung, dan juga kanker payudara dan pankreas. Likopen dalam tomat juga mampu mengurangi resiko terjadinya bercak-bercak kulit karena usia (macular degeneration). Sebagai antioksidan berdaya kerja tinggi, Likopen sangat efektif melawan radikal bebas, sehingga kesehatan fisik tetap terjaga dan juga membuat tetap awet muda.

Kandungan asam p-kumarat dan asam klorogenat di dalam tomat secara langsung mampu melemahkan zat nitrosamine, yaitu salah satu zat penyebab kanker yang mungkin terdapat dalam makanan. Kandungan asam lainnya yaitu asam malat dan asam sitrat dapat menjaga kebersihan saluran empedu, sehingga dapat menghindari terjadinya batu empedu. Kedua jenis asam ini juga mampu membersihkan penyempitan pembuluh darah ke penis yang diakibatkan oleh penumpukan lemak dan gula.

Tomat juga mengandung zat tomatin yang bersifat antiinflamasi (antiradang) sehingga dapat menyembuhkan radang pda jerawat, luka, borok, wasir, usus buntu hingga radang saluran pencernaan (bronchitis).

Sebuah penelitian yang dilakukan Rowett Research Institute di Aberdeen, Skotlandia menemukan khasiat biji tomat bagi kesehatan. Seperti yang dikutip majalah kesehatan Prevention, Asim K Dutta-Roy, PhD, sang peneliti menemukan, cairan licin atau jelly berwarna kuning yang terdapat di sekitar biji tomat, mengandung senyawa atau bahan campuran yang manjur untuk melawan stroke dan penyakit jantung.

Penelitian juga mendapatkan bahwa jika meminum juice tomat tanpa membuang bijinya, maka sekitar risiko terjadinya penggumpalan darah yang dapat menyebabkan serangan jantung berkurang hingga 72%.


CARA SEHAT MENGOLAH TOMAT


Tomat dapat dinikmati dengan cara dimakan langsung, dibuat jus ataupun dengan diolah menjadi sup dan saus. Dalam bentuk segar, baik dimakan langsung ataupun dibuat jus, tomat memberi manfaat tinggi beta-karoten, vitamin C dan mineral kalium. Dalam bentuk dimasak, Likopen akan lebih mudah keluar dari sel-sel buah dan lebih mudah larut, sehingga cara ini lebih disarankan jika ingin memanfaatkan kandungan Likopen-nya. Kami punya cara praktis menikmati tomat 'matang' tanpa harus repot-repot mengolahnya menjadi sup atau saus yang menjadi resep andalan dari orang tua. Pilih tomat yang segar, merah namun tidak benyek (terlalu matang), potong-potong sesuai selera dan tempatkan ke sebuah gelas besar, taburi gula pasir atau madu secukupnya, lalu siram dengan air mendidih, tutup dan biarkan sampai dingin. Untuk lebih menikmatinya, setelah dingin bisa ditambahkan potongan es. Rasanya benar-benar nikmat dan segar. Tidak percaya? Coba saja!

(Mia, Sumber : Dari berbagai sumber)


Artikel lain
Basmi Kanker dengan Daun Sirsak
Atasi Asam Urat dengan Tanaman Obat
Minum Teh Lebih Sehat dari Air Putih ?
Terapi Sayur dan Buah utk Kesuburan Suami Istri
homecantik selaluibu dan balitatanaman obatinfo obattipspanduan makanserba-serbi sehat
Copyright © mediasehat 2006