|
 |
|
|
|
|
| Tahukah Anda ? |
Beberapa kelompok peneliti menemukan bahwa bubuk cokelat mengandung zat yang dapat mencegah kerusakan gigi.
(Wikipedia Indonesia) |
|
|
 |
|
|
|
|
| Konsultasi |
|
Mengobati Alergi |
| saya penderita alergi tingkat tinggi ( analisa dokter, apakah ada obat untuk alergi ( gatal-gatal ) karena untuk tes alergi rasanya saya tidak mampu karena terlalu mahal atau apakah ada alternatif lain agar alergi saya bisa sembuh atau setidaknya berkurang, terima kasih |
|
budi rachman, 30 tahun |
 |
Jawaban :
Saudara Budi, sayang sekali Anda tidak memberitahu apa pemicu alergi “tingkat tinggi” yang Anda derita, karena kami disini tidak mengerti maksud kata-kata “tingkat tinggi”, tapi kami dapat memahami yang Anda maksud, reaksi alergi yang anda alami tersebut pastilah sangat mengganggu Anda.
Alergi adalah gangguan “pengenalan” tubuh terhadap suatu zat pemicu alergi, yang disebut allergen. Tubuh mengenali allergen sebagai benda asing, dan kemudian system pertahanan tubuh akan sedemikian rupa menyerang benda asing tersebut, yang memberi manifestasi reaksi alergi. Pada kasus Anda, reaksinya gatal-gatal. Karena ini adalah gangguan, maka alergi tidak dapat disembuhkan. Terapi alergi adalah dengan cara mengetahui pemicunya (alergennya), dan kemudian melakukan pencegahan terhadap terjadinya alergi dan pengobatan terhadap dampak reaksi alergi. Jadi alerginya sendiri tidak akan hilang.
Tes alergi dilakukan bukan untuk menyembuhkan, melainkan untuk mengetahui, pemicu utama alergi Anda. Seseorang bisa saja memiliki reaksi alergi terhadap satu atau beberapa macam allergen. Jika sudah diketahui pemicunya/alergennya, maka supaya Anda tidak terserang alergi lagi, Anda harus sebisa mungkin menghindari allergen tersebut. Obat-obatan anti-alergi memang banyak dan bervariatif, namun semuanya membutuhkan resep dokter, tidak bisa dibeli bebas karena beberapa bisa memiliki efek yang merugikan pada pemakaian jangka panjang. Selain itu obat-obatan hanya bersifat meringankan gatal, tapi tidak menyembuhkan alerginya itu sendiri. Jadi langkah yang tepat memang dengan mengetahui pemicu alergi Anda, dan sebisa mungkin menghindarinya. Minum obat baru diperbolehkan apabila memang muncul reaksi, tetapi jika tidak ada atau sudah hilang maka tidak boleh digunakan.
|
| |
|
|
|