|
 |
|
|
|
|
| Tahukah Anda ? |
Beberapa kelompok peneliti menemukan bahwa bubuk cokelat mengandung zat yang dapat mencegah kerusakan gigi.
(Wikipedia Indonesia) |
|
|
 |
|
|
|
|
| Konsultasi |
|
Bekas Jerawat Tak Mau Hilang |
| saya udah coba segala produk untuk menghilangkan jerawat dan bekas jerawat bahkan kedokter tapi kenapa bekas jerawat tidak hilang-hilang ? |
|
dina, 24 tahun |
 |
Jawaban :
Dear saudari Dina,
Sebelumnya kami minta maaf atas keterlambatan kami menjawab pertanyaan anda. Kesibukan pekerjaan kami benar-benar telah menyita waktu dan tenaga kami. Kami harap anda bisa memakluminya dan tidak jera berkonsultasi dengan kami.
Jerawat itu muncul karena adanya infeksi bakteri pada pori-pori kulit yang sebelumnya telah tersumbat. Penyumbatan pori-pori ini sudah pasti bisa terjadi akibat kotoran, debu, make-up dan produksi berlebihan dari kelenjar minyak dan lemak di jaringan kulit.
Karena inti dari terbentuknya jerawat adalah kurang bersihnya jaringan kulit sampai ke pori-porinya, maka kebersihan jaringan kulit menyeluruh-lah yang akan sangat membantu proses penyembuhan jerawat (bahkan dengan menjaga kebersihan kulit saja, jerawat bisa sembuh dengan sendirinya), selain pemberian obat jerawat tentunya (untuk jerawat yang sudah cukup parah).
Dan hindari sembarangan memencet-mencet dan mengeluarkan isi jerawat, apalagi dengan tangan yang kotor, yang ada kulit akan makin berjerawat, atau bahkan terjadi infeksi yang lebih parah.
Cepat atau lambatnya proses penyembuhan jerawat, terletak pada disiplin menjaga kebersihan kulit juga pada jenis kulit itu sendiri. Untuk jenis kulit kering sampai normal (pori-pori kulit cenderung kecil dan produksi kelenjar minyak - lemak tidak terlalu banyak), maka dengan kebersihan kulit yang cukup terjaga, jerawat bisa cepat sembuh. Sementara untuk jenis kulit berminyak (dengan kecenderungan pori-pori lebih besar dan produksi minyak lebih banyak) maka kalau kebersihan kulit tidak dijaga dengan ekstra hati-hati, maka jerawatnya tidak akan bisa cepat sembuh.
Kalau jerawat sudah cukup parah, dan tidak bisa sembuh hanya dengan menjaga kebersihan wajah diperlukan obat anti jerawat. Obat anti jerawat itu ada bermacam-macam, dengan beberapa cara kerja. Ada yang efeknya mempercepat pematangan jerawat sehingga isi jerawat bisa keluar dengan sendirinya lalu diakhiri dengan mengeringkan bekas jerawat, contoh obatnya adalah benzyl peroksida (clearasil) dan sulfur. Ada juga yang berefek mengoksidasi jerawat dan akhirnya mengelupaskan jerawat dari lapisan kulit terluarnya, contoh obatnya adalah asam alfa hidroksil, asam vitamin A, vitamin A dan vitamin C.
Pilihan obat yang mana yang cocok untuk mengobati jerawat terlepas dari obat yang mana yang lebih efektif, bisa obat yang manapun, asalkan tidak menimbulkan reaksi sampingan (alergi) di saat-saat berikutnya... masalahnya, efektivitas dan ada tidaknya efek samping dari obat bisa berbeda-beda untuk masing-masing individu..
Yang namanya pengobatan jerawat, jika pengobatannya benar, tidak melakukan pemencetan sembarangan, maka noda bekas jerawatnya biasanya bisa hilang dengan sendirinya... apalagi untuk obat yang efeknya mengelupaskan tadi, sel-sel kulit dirangsang lebih cepat regenerasi (normalnya kulit beregenerasi setiap 14 hari sekali), maka seharusnya noda bekas jerawat bisa hilang dengan baik dan lebih cepat.
Akan tetapi, noda jerawat memang bisa agak lama hilangnya jika ternyata jenis kulit kita ternyata sangat sensitif (baik terhadap kondisi lingkungan maupun terhadap obat jerawatnya sendiri - bisa jadi obat menimbulkan efek samping) atau jika darah kita terlalu pekat, sehingga jerawat bisa dengan mudah muncul dan proses penyembuhan secara keseluruhan jadi lambat, maka bekas-bekas jerawatnya pun akan lama hilangnya.
Makanya amat dianjurkan untuk kita, agar banyak minum air putih (6-8 gelas/hari), agar sel-sel tubuh kita bisa beregenerasi dengan sel-sel kulit baru dengan lebih cepat. Juga banyak konsumsi buah-buahan segar dan kaya akan vitamin (terutama B, C dan E).
Sebenarnya ada satu lagi faktor yang mungkin mempengaruhi kesembuhan kulit dari bekas jerawat... yaitu psikologi. Emosi dan stres bisa mengacaukan kerja beberapa sistem di tubuh, salah satunya kerja jantung jadi lebih berat, sistem hormon meningkat, dan bahkan sistem penyembuhan yang terkait dengan sistem pembuluh darah... proses penyembuhan jadi makan waktu lama.
Makanya keadaan bekas-bekas jerawat ini janganlah terlalu dipikirkan.. anda harus bisa bersabar sampai bekas-bekas jerawat hilang dengan sendirinya.
Untuk sementara hindari dulu pemakaian produk / kosmetik yang bisa membahayakan kulit. Banyak makan buah-buahan dan sayuran yang kaya vitamin. Banyak minum air putih, agar darah jadi encer, sehingga aliran darah lancar dan proses penyembuhan / regenerasi kulit bisa bekerja sebagaimana mestinya.
Anda bisa coba pake produk face-scrubbing seminggu sekali disertai face-moisturizing (pelembab), produk face-scrub punya butir-butiran halus bisa membantu mengelupaskan lapisan kulit yang rusak pada noda bekas jerawat dimulai dari lapisan terluarnya, sehingga kulit makin terangsang beregenerasi. Tapi hati-hati, jangan sekali-kali pakai produk face-scrub pada jerawat yang masih aktif, nanti bisa makin menjadi-jadi infeksinya dan membengkak.
Demikian penjelasan kami, semoga bermanfaat.
Salam,
Tim Konsultasi Kesehatan Mediasehat.com |
| |
|
|
|