|
 |
|
|
|
|
| Tahukah Anda ? |
Beberapa kelompok peneliti menemukan bahwa bubuk cokelat mengandung zat yang dapat mencegah kerusakan gigi.
(Wikipedia Indonesia) |
|
|
 |
|
|
|
|
| Konsultasi |
|
Gimana Ngerawat Kulit Wajah Berpori-pori Besar ?? |
| bagaimana cara merawat kulit wajah yang pori-pori kulitnya membesar seperti kulit jeruk? apa ada pantangan2nya? apa pori2nya bisa dikecilkan lagi, bagaimana? terimakasih |
|
annisaa, 17 tahun |
 |
Jawaban :
Dear ananda Annisa,
Sebelumnya maaf atas keterlambatan menjawab pertanyaan ananda.
Memang sangat mengganggu jika pori-pori wajah kita terlihat besar, apalagi kasar.
Ukuran pori-pori itu sebenarnya bervariasi. Ada yang memang aslinya sudah besar secara genetis alias turunan. Atau karena sesuatu hal. Pori-pori bisa bertambah besar jika kulit wajah tidak dibersihkan secara teratur dari kumpulan sebum dan kulit mati”, jelasnya.
Sekarang, bagaimana caranya agar pori-pori wajah tidak bertambah besar. Apalagi jika memang dari asalnya sudah begitu? (bawaan genetik)
Seorang ahli dermatologi di New York, Howard Sobel mengutarakan tidak ada cara ataupun obat mujarab apapun yang bisa memperkecil pori-pori ini secara permanen. “Pori-pori tidak membuka dan menutup dengan mudah seperti jendela. Karena itu, mengangkat sel kulit mati dan sebum dengan menggunakan permbersih khusus wajah sangatlah penting. Sebab sekali meregang, maka pori- pori tidak dapat kembali pada keadaan semula. Produk kecantikan yang mengandung salicylic acid atau retinal bisa membantu mengikis komedo dan gumpalan sebum yang menyumbat pori-pori ini. Selain itu merawat wajah dengan masker, facial serta pemakaian tabir surya bebas minyak juga akan sangat membantu. (Sumber : Satuwanita.com)
Bisa dimengerti cukup jelas disini bahwa yang terpenting kita harus rajin membersihkan kulit wajah, supaya pori-pori wajah tidak tersumbat oleh lemak, kotoran dan sel kulit mati.
Sebenarnya inti dari membersihkan kulit wajah dengan sempurna sampai ke pori-pori adalah dengan 'membuka' dulu si pori-pori. Caranya adalah dengan mengompres kulit wajah dengan handuk hangat. Ini supaya kotoran (komedo) di pori akan mudah terkikis saat kita menggunakan produk pembersih. Salah satu produk pembersih kulit yang cukup efektif adalah susu pembersih, produk ini diyakini bisa melumerkan tumpukan kotoran dalam pori, sehingga saat diusap dengan kapas, kotoran tersebut sempurna terangkat. Setelah itu pakai juga toner astrigent, kandungan alkohol-nya berguna untuk mengecilkan pori-pori yang telah terbuka tadi. Kemudian sekalian juga gunakan toner pelembab, ini untuk mengembalikan kelembaban kulit.
Atau bisa juga dengan menggunakan produk 'face scrub', ini adalah semacam produk pembersih dengan kandungan butiran-butiran kecil untuk mengangkat lapisan kulit mati dan mengikis kotoran yang menyumbat pori. Tapi hindari produk ini kalau wajah sedang berjerawat.
Atau bisa dicoba juga dengan menggunakan 'pore pack', semacam plester untuk mengangkat komedo dengan cara lebih aman.. jangan sekali-kali memencet kulit untuk mengeluarkan komedo itu, karena itu malah makin memperbesar pori dan bahkan kulit bisa jadi 'keropeng'.
Penyumbatan kotoran di pori-pori ini bisa berkembang menjadi jerawat, akibat adanya bakteri di dalamnya.
Untuk mencegah penyumbatan kotoran di pori dan juga jerawat ini adalah dengan :
1. Konsumsi makanan-minuman kaya vitamin, atau bisa juga supplemen multi-vitamin. Selain karena kotor, munculnya jerawat itu menandakan adanya sesuatu yang nggak beres di dalam tubuh kita. Kesehatan kulit benar-benar tergantung pada asupan nutrisi yang kita konsumsi. Di tengah kesibukan yang padat, kadang kita jadi lupa untuk memperhatikan makanan dan nutrisi apa yang masuk. Tubuh juga 'ngambek', dengan cara : memproduksi sebum (semacam minyak) yang berlebihan sehingga menyumbat pori-pori. Reaksi tersebut selain akan memicu jerawat juga mengurangi kemampuan kulit menyembuhkan diri dan melawan bakteri. Makanya hindari juga mengkonsumsi yang terlalu berminyak dan berlemak.
2. Banyak konsumsi wortel, untuk mendapatkan asupan beta-karoten (vitamin A). Vitamin A ini bermanfaat untuk memperkuat serat-serat yang melindungi kulit dan mencegah jerawat. Selain itu, vitamin A juga efektif untuk mengurangi produksi sebum. Intinya, vitamin A sangat bermanfaat untuk menjaga dan memperbaiki serat dan jaringan yang membentuk kulit. Fungsi lain dari vitamin A adalah sebagai anti oksidan yang akan menyingkirkan berbagai racun tubuh. Kekurangan vitamin A juga bisa menyebabkan jerawat.
3. Sebisa mungkin hindari kosmetik yang menimbulkan reaksi negatif terhadap kulit. Jika tak terlalu mendesak, hindari penggunaan kosmetik pada wajah. Beberapa produk make-up bisa benar-benar menyumbat pori-pori wajah. Jika pori-pori wajah tersumbat maka pastinya akan menimbulkan noda hitam dan jerawat. Jika benar-benar perlu menggunakan kosmetik, sebisa mungkin cari kosmetik yang berbasis air.
4. Minum 8 gelas air sehari. Kebiasaan ini benar-benar terbukti efektif untuk menyehatkan kulit. Air sangat bermanfaat untuk mendorong zat-zat tak berguna untuk keluar dari tubuh. Dengan minum air putih 8 gelas sehari, selain anti jerawat, anda juga akan mendapatkan bonus kulit yang bersinar.
5. Hindari kebiasaan memencet-mencet wajah untuk mengeluarkan tumpukan lemak / komedo, apalagi jerawat (seperti yang saya sudah utarakan di atas sebelumnya). Perlu diketahui juga, semakin sering menekan wajah, maka sebum dalam wajah bisa semakin meningkat. Lagipula, ketika memencet kulit wajah, apalagi jerawat, saat itu juga kita merusak membran yang ada di bawah kulit. Kerusakan membran tadi akan menyebabkan sebum menyebar di balik lapisan kulit. Hasilnya, jerawat di wajah akan semakin meriah.
6. Cuci Bantal dan Seprai. Setiap hari wajah anda pasti menempel di sarung bantal. Ketika sedang menempel di wajah, sarung bantal menyerap minyak dan wajah dan menempelkannya kembali ke muka anda ketika tidur. Selain minyak, sarung bantal juga berisiko menghantarkan kuman, debu, dan berbagai kotoran kecil lain ke wajah. Jadi, demi wajah mulus nggak ada salahnya cuci sarung bantal setiap hari.
Demikian keterangan dari saya, semoga bermanfaat. |
| |
|
|
|