|
 |
|
|
|
|
| Tahukah Anda ? |
Beberapa kelompok peneliti menemukan bahwa bubuk cokelat mengandung zat yang dapat mencegah kerusakan gigi.
(Wikipedia Indonesia) |
|
|
 |
|
|
|
|
| Konsultasi |
|
Ketagihan Disakiti Istri...Normalkah Saya, Dok ? |
| Awal mula tahun 1998 pas ultah istri yang ke 24, dia minta untuk dikasih kado (untuk nurut 1 hari saja) saya iyakan saja permintaannya kemudian diikatlah saya ditempat tidur lalu dengan beringasnya nafsu istriku menyiksa bertubi-tubi hampir 7 jam lamanya.
Dan akhir-akhir ini kenapa kalau berhubungan sex, saya kok bisa ketagihan hal yang serupa seperti dulu awal mula saya tidak suka hal-hal semacam itu tapi kenapa sekarang. apakah ada kelainan pada diri saya..?
|
|
Heru Prasetyo, 35 tahun |
 |
Jawaban :
Dear ananda Heru,
Sebelumnya saya dan tim konsultasi kesehatan mediasehat.com, meminta maaf atas keterlambatan jawaban pertanyaan ananda. Karena sedang ada masalah tehnis, harap maklum.
Membaca tulisan yang ananda tulis....olala... ada-ada saja 'petualangan' bercinta ananda dengan istri ananda itu.
Perlu ananda ketahui, ada istilah penyimpangan seksual yang disebut "masochisme", yaitu kekejaman atau kekerasan memberikan kepuasan seksual pada yang menerimanya. Ada juga "sadisme", yaitu kepuasan seksual melakukan kekejaman terhadap orang lain.
Tapi perlu diketahui juga, bahwa seseorang benar menderita suatu kelainan seksual, kalau hanya dengan cara / kelakuan / perlakuan yang sakit itulah dia mendapatkan kesenangan dan kepuasan seksual, termasuk kedua keadaan yang kami sebutkan di atas. Sekarang, apakah ananda tidak bisa mencapai kepuasan seksual kalau tidak ada perlakuan kejam seperti yang telah istri lakukan ? Cuma dengan disakiti ananda merasa puas ? Kalau ya... dengan sangat menyesal, kami katakan, ananda memang ada kelainan, yaitu masochisme.
Tapi kalau cuma 'keinginan aneh' ini cuma muncul sesekali saja, itu berarti tidak ada kelainan seksual pada diri ananda. Bagaimana dengan istri ananda ? Dia hanya sekali itu saja, kan, menyiksa ananda ?!
Kelainan seksual itu, sebenarnya berhubungan dengan kelainan psikologis dan kelainan perilaku. Karena itu, memang agak sulit untuk mengatasi permasalahan ini.
Awalnya, perlu digali bagaimana awalnya perilaku tidak normal ini ada pada diri. Apakah dulu pernah membaca buku atau majalah / menonton film / membuka dan membaca situs dengan gambar-gambar dan / atau kata-kata yang membuat diri tertarik ? Ya diawali dengan ketertarikan, yang kemudian berlanjut dengan 'keinginan untuk mencoba'. Untuk kelainan masochisme dan sadisme, selain hal-hal yang saya telah sebutkan, kelainan bisa berawal dari kenangan buruk masa lalu. Entah mungkin dulu pernah disakiti baik fisik maupun seksual, sehingga menimbulkan rasa dendam pada diri dan kemudian membalasnya kepada orang lain = sadisme. Untuk masochisme, kenangan rasa sakit ini kemudian begitu membekas dan beralih menjadi rasa nikmat, makanya jadi suka disakiti.
Langkah selanjutnya adalah lakukan perbaikan diri. Untuk orang-orang yang punya kecenderungan kelainan seksual (seperti ananda, dan sepertinya istri ananda juga), apalagi untuk yang memang punya kelainan, kalau memang ingin berubah, berkonsultasi dengan ahli psikologis, karena semua itu berkenaan dengan perilaku dan psikologi.
Kasihanilah diri sendiri dan orang lain di sekitarnya, termasuk keluarga. Bertawakal kepada Tuhan YME. Pedalami kembali ilmu Agama, apapun agama ananda, karena kami semua di mediasehat yakin, tidak ada agama manapun yang menghalalkan perilaku kelainan seksual.
Demikian keterangan dari kami, semoga dapat membantu ananda.
|
| |
|
|
|