|
 |
|
|
|
|
| Tahukah Anda ? |
Beberapa kelompok peneliti menemukan bahwa bubuk cokelat mengandung zat yang dapat mencegah kerusakan gigi.
(Wikipedia Indonesia) |
|
|
 |
|
|
|
|
| Konsultasi |
|
Tolong Baca Hasil Lab |
| Dokter,
Belum lama ini saya medical check-up, hasil pemeriksaan darah a.l :
Esosinofil = 6% (rujukan 2-4%)
Neutrofil darah = 47.7 (rujukan 53-75)
Limfosit = 40.3 (rujukan 25-40)
Kolesterol total = 242 (rujukan <220)
LDL Kolesterol = 167 (rujukan <150)
Sedangkan untuk pemeriksaan darah lainnya normal.
Bisa tolong dijelaskan kesimpulan dari hasil pemeriksaan tersebut Dok?
Terimakasih atas jawabannya.
Bulan.
|
|
Bulan Ndadari, 31 tahun |
 |
Jawaban :
Dear ananda Bulan,
Checked-up rutin baik untuk orang-orang yang punya riwayat kelainan metabolisme zat tubuh utama (diabetes mellitus, hypercholesterolemi, asam urat tinggi, dan lain-lain).
Bila baru sesaat saja, hasil pemeriksaan laboratorium ananda memang telah memberi sedikit / awal proses tak normal atas adanya :
*)EOSINOFILIA (peningkatan eosinofil-butir darah penanggulangan proses alergi / infeksi cacing).
*)LIMFOSITOSIS ringan (kadar limfosit naik 0,3 poin saja), yang dapat disebabkan oleh adanya penanggulangan atas penyakit tertentu yang terkait dengan perlunya meningkatkan produk imun limfosit (ada 2 sub-populasi besar limfosit - Sel B memproduksi zat imun yang langsung masuk ke aliran darah, yang biasanya bersama-sama dengan sel plasma, - Sel T yang memproduksi zat imun yang akan memberi proteksi bagi sel-sel tubuh kita).
*)HYPERCHOLESTEROLEMI (ada faktor keturunan), adanya zat-zat yang menempel / tertimbun pada dinding pembuluh darah. Peningkatan nilai kolesterol total dan LDL kolesterol yang terdeteksi nampaknya belum akan memberi dampak buruk. Bahkan ada yang telah mencapai angka 300 - 400 tapi juga belum memberi gejala. Ini merupakan 'musuh dalam selimut', suatu saat bisa berakibat fatal saat terjadi serangan.
Dari hasil pemeriksaan bisa kita lihat bahwa ada peningkatan LDL, walau juga masih ringan. Partikel kolesterol yang biasanya terdispersi rata dalam aliran darah, banyak yang di dekat-dekat dinding pembuluh darah. Ini jangan dihiraukan, karena dapat mengiritasi dinding, sehingga lama kelamaan bisa membentuk luka, yang sebenarnya dapat diperbaiki. Namun kalau LDL tetap tinggi, maka luka yang terjadi akan makin susah diperbaiki cepat, jadi gerbang penimbunan zat lemak di dinding pembuluh darah (aterosklerosis, dinding pembuluh darah jadi kaku, tidak elastis) dan / atau pembentukan trombus (pengendapan zat dalam darah menempel pada dinding pembuluh darah.
Demikian penjelasan yang bisa saya berikan, semoga dapat membantu. |
| |
|
|
|