mediasehat mediasehat mediasehat mediasehat
a a a a a a a a a
home cantik selalu ibu dan balita dari alam info obat tips panduan makan serba-serbi sehat a
Artikel Utama
Mood Sering Berubah, Waspadai Gangguan Bipolar
dbc network
T i p s
Tips Membuat Ramuan Alami untuk Rambut
Push Up yuk...
Konsultasi
Klik disini untuk konsultasi
Tahukah Anda ?
Beberapa kelompok peneliti menemukan bahwa bubuk cokelat mengandung zat yang dapat mencegah kerusakan gigi.
(Wikipedia Indonesia)
mimbar jum'at
Direktori
Direktori Rumah Sakit
Direktori Dokter
Catatan
Panduan makan
Sehat natural
Persembahan kami
Berlangganan Newsletter
Tuliskan e-mail anda disini :
Konsultasi
Klitoris 'Mati Rasa' saat Dirangsang

DOK, saya mau nanya, 4 tahun ini saya sedang menjalin hubungan dengan seseorang yang tentunya amat spesial buat saya. Tahun pertama hubungan kami, masih dilalui dengan sewajarnya saja. Tapi memasuki tahun ketiga, kami mulai lebih dekat dan lebih bebas. Kami mulai berani melakukan sex walaupun gak pernah sampai kedlm vagina saya. Kami hanya sebatas merangsang dan memuaskan tanpa pernah sampai ke dalam.Hubungan kami jarak jauh dok. Perjumpaannya paling setiap 6 bulan,bahkan sampai 1 tahun. Yang ingin saya tanyakan, belakangan ini saya seperti kehilangan gairah. Saat klitoris saya dirangsang, saya tidak merasakan apa2. Akan tetapi selalu keluar cairan bening seperti keputihan. Apa saya normal dok. Dan apa ada pengaruhnya clitoris saya sering dirangsang dengan hilangnya gairah sexual saya? Trims atas jawabannya ya dok

MANIZ, 21 tahun  
pendaftaran dbc-network
Jawaban :

Halo Maniz,

 

Keluarnya cairan bening seperti keputihan saat klitoris dirangsang, adalah hal yang normal, karena setiap kali merasa terangsang, tubuh akan "mempersiapkan diri" untuk melakukan kopulasi (penis masuk ke dalam vagina) dengan cara mengeluarkan lubrikan atau cairan pelumas. Nah lubrikan ini fungsinya mempermudah masuknya penis ke dalam vagina.

Adapun tentang tidak adanya gairah seksual saat dirangsang, saya pikir ini masalahnya lebih ke psikologis, dan tidak ada hubungannya dengan seringnya klitoris dirangsang. Bisa jadi, gairah yang hilang muncul karena adanya rasa tidak nyaman saat melakukannya, rasa bersalah dan takut, seperti takut ketahuan, dan semacamnya, bisa menyebabkan Ananda tidak dapat menikmati rangsangan tersebut.

Saran saya, cobalah Ananda menilik kembali ke diri Ananda, apa yang sebetulnya Anda rasakan/pikirkan saat melakukannya. Jika memang Ananda merasa tidak nyaman atau takut, artinya diri Ananda sendiri tidak memperbolehkan Ananda melakukan hal-hal yang memang belum sepantasnya Ananda alami. Bukankah lebih nyaman dan aman secara hukum, moral dan agama jika Ananda melakukannya dengan pasangan yang sah melalui lembaga pernikahan, apalagi tidak ada yang menjamin apakah kekasih yang sekarang pasti akan menjadi suami Ananda kelak.

Semoga jawaban ini dapat memberi masukan pada Anda. Salam dari Mediasehat!

Konsultasi lain :
Bisakah Hamil Jika Menderita Kista?
Tanpa Berhubungan Seks Bisa Hamil ?
Condyloma dan Kehamilan
Nyeri pada Jahitan Operasi Caesar
Onani vs Keringat
Tanya Ttg Decubitus, Gizi Ibu Hamil dan Formalin
Ejakulasi Dini Bikin Istri Kecewa....
Perdarahan Kelahiran Anak Kedua Lebih Cepat ?
Kenapa Istri Saya Tidak Bisa Hamil ?
Pikiran Penuh Seks = Hiperseks ??
Halaman : Awal |Sebelum |1 2 3 4 5 6 |Berikut |Akhir 

a a a a a a a a a
home cantik selalu ibu dan balita dari alam info obat tips panduan makan serba-serbi sehat a
Copyright © mediasehat 2006