mediasehat mediasehat mediasehat mediasehat
a a a a a a a a a
home cantik selalu ibu dan balita dari alam info obat tips panduan makan serba-serbi sehat a
Artikel Utama
Tren Diet Baru : Clean Eating
dbc network
T i p s
Tips Membuat Ramuan Alami untuk Rambut
Push Up yuk...
Konsultasi
Klik disini untuk konsultasi
Tahukah Anda ?
Beberapa kelompok peneliti menemukan bahwa bubuk cokelat mengandung zat yang dapat mencegah kerusakan gigi.
(Wikipedia Indonesia)
mimbar jum'at
Direktori
Direktori Rumah Sakit
Direktori Dokter
Catatan
Panduan makan
Sehat natural
Persembahan kami
Berlangganan Newsletter
Tuliskan e-mail anda disini :
Konsultasi
Tidak Berdarah Saat 'Penetrasi' Pertama Kali
ass. saya sudah selama hampir 2 tahun menjalin hubungan dengan pacar saya. dengan jujur saya akui kami pernah dan sering melakukan hubungan seksual. saat pertama kali kali kami berhubungan badan, saat saya memasukan alat kelamin saya ke vagina dia, kenapa vagina dia tidak mengeluarkan darah, selain itu penis saya juga terasa sangat mudah menembus liang vagina dia, sedangkan penis saya cukup besar (menurut dia). setiap saya bertanya kepada dia tentang hal itu, dia selalu menjawab bahwa dengan saya adalah yang pertama kali berhubungan badan. dan saya tidak begitu saja percaya. yang ingin saya tanyakan...apakah menurut anda pacar saya itu sudah tidak perawan? atau masih gadis? apakah elastisitas otot vagina wanita berbeda2?
adi, 21 tahun  
pendaftaran dbc-network
Jawaban :
Ananda Adi,


Seorang perempuan tidak harus mengeluarkan darah saat berhubungan intim pertama. Perlu saya tekankan disini, bahwa keperawanan hanya ditentukan adanya darah saat terjadi hubungan intim, itu mitos. Dari berbagai penelitian menunjukkan, hanya 65 persen wanita yang bersenggama pertama kalinya akan mengeluarkan darah. Sedangkan sisanya, sebesar 35 persen tidak mengeluarkan darah. Hal itu bisa terjadi karena kondisi himen atau selaput darah yang elastis. Kalaupun terjadi perobekan, bisa tidak mengeluarkan darah karena tidak mengenai bagian pembuluh darah. Selaput dara bisa sobek dan hanya mengenai pembuluh darah kecil sehingga darah bisa tidak menetes sampai keluar banyak.

UNTUK menilai seorang wanita masih perawan atau tidak, kita harus menjelaskan dulu sebenarnya apa sih definisi dari perawan atau tidak perawan itu sendiri? Ada yang bilang kalau selaput dara masih utuh berarti dia masih perawan, kalau sudah robek ya berarti sudah tidak perawan lagi. Itu tidak sepenuhnya benar.

Selaput dara itu bermacam-macam jenisnya. Mulai dari yang ukurannya sangat tipis sehingga kalau dia melakukan gerakan tertentu seperti senam, karate, dll, selaput daranya bisa robek. Ada juga selaput dara yang sangat elastis sekaligus tebal sehingga ketika dia melakukan hubungan seks pertama kali, selaput dara-nya tidak robek. Nah kalau begitu, sepertinya kita tidak bisa deh mengukur keperawanan wanita hanya berdasarkan utuh atau tidaknya selaput dara, kan ?

Sebenarnya, keperawanan itu bisa dilihat berdasarkan sudah pernah atau belum pernahnya seorang wanita melakukan hubungan seks (penetrasi penis ke dalam vagina)atau mungkin 'petting' (saling menggesekkan alat kelamin dengan atau tanpa pakaian, tanpa penetrasi penis ke dalam vagina). Ketika pasangan melakukan 'petting' ini, terkadang mereka tidak sadar apakah sudah terjadi penetrasi atau belum. Jadi kesimpulannya, seorang perempuan bisa dibilang tak perawan kalau dia sudah pernah melakukan hubungan seks atau adanya penetrasi penis ke dalam vagina yang salah satu akibatnya adalah robeknya selaput dara. Tapi kalau robeknya selaput dara bukan karena hal tersebut, misalnya karena senam, karate dll tadi, artinya dia ya masih perawan.

Saya sarankan di sini, sebaiknya tepis pemikiran-pemikiran yang tidak penting dalam pikiran ananda itu. Coba ingat lagi, waktu pertama kali kalian melakukannya dengan perasaan 'mau sama mau', kan ? Ini menimbulkan perasaan relaks dalam diri pasangan ananda ini, otot-otot vaginanya jadi terbawa relaks juga, sehingga walau penis ananda 'besar' tapi penetrasi yang ananda lakukan terjadi mulus dan tidak menimbulkan rasa sakit (cukup bisa dimengerti, kan ?). Ditambah lagi kalau ternyata pasangan ananda termasuk wanita yang selaput daranya elastis.. Tapi kalau ternyata selaput daranya tipis dan telah robek (sehingga tidak berdarah saat pertama kali seperti yang ananda curigai), bukan berarti dia tidak perawan lagi... Robek di sini bisa juga karena pernah melakukan melakukan gerakan kaki yang ekstrim (seperti pada judo, senam, karate, balet dll.). Jangan sampai pemikiran 'paranoid' ananda mengganggu hubungan baik dengan pasangan.. Dan saya harapkan hubungan ini berlanjut sampai pernikahan, karena saya bisa lihat hubungan antara kalian berdua sudah begitu jauh... jangan 'habis manis sepah dibuang', ya ananda Adi ?!

Demikian penjelasan saya, semoga bisa memberi kejelasan dan pengertian dalam diri ananda.
Konsultasi lain :
Sperma di keluarkan diluar
Bergesekan Kelamin bisa Hamil?
Selaput Dara vs Virginitas
KB yg tidak bikin gemuk
Suami menderita TBC, bolehkah Istri Hamil?
Usai Kiret bisa langsung Hamil?
Mual & Muntah Pagi Hari, pasti hamil?
Mulas dan Sakit Perut Saat Hamil, Amankah?
Seks untuk Remaja
Masturbasi itu apa ya?
Halaman : Awal |Sebelum |1 2 3 4 5 6 |Berikut |Akhir 

a a a a a a a a a
home cantik selalu ibu dan balita dari alam info obat tips panduan makan serba-serbi sehat a
Copyright © mediasehat 2006