mediasehat mediasehat mediasehat mediasehat
a a a a a a a a a
home cantik selalu ibu dan balita dari alam info obat tips panduan makan serba-serbi sehat a
Artikel Utama
Kebiasaan Keluarga Sehat
dbc network
T i p s
Tips Membuat Ramuan Alami untuk Rambut
Push Up yuk...
Konsultasi
Klik disini untuk konsultasi
Tahukah Anda ?
Beberapa kelompok peneliti menemukan bahwa bubuk cokelat mengandung zat yang dapat mencegah kerusakan gigi.
(Wikipedia Indonesia)
mimbar jum'at
Direktori
Direktori Rumah Sakit
Direktori Dokter
Catatan
Panduan makan
Sehat natural
Persembahan kami
Berlangganan Newsletter
Tuliskan e-mail anda disini :
Konsultasi
Sering Minum Jamu Berbahaya, Kah ?
Dokter, mohon penjelasan, apakah jamu pelangsing tradisional atau alami yang banyak dijual di pasaran yang berbentuk pil atau bubuk, berbahaya bagi ginjal jika diminum secara rutin dalam jangka waktu yang lama? Menurut dokter bagaimana efek samping dari jamu tersebut dan bagaimana cara kita untuk mengatasinya? Terimakasih
Lifah, 21 tahun  
pendaftaran dbc-network
Jawaban :
Dear saudari Lifah, Meminum sesuatu yang alami, seperti jamu itu sebenarnya relatif aman walaupun minumnya rutin dan dalam jangka waktu lama, karena bahan-bahan dalam jamu itu sudah dipastikan merupakan bahan-bahan alami, segala sesuatu yang alami akan mudah dipecahkan oleh sistem metabolisme tubuh dan dieliminasi oleh tubuh. Yang bisa berbahaya itu jika diminum melebihi dosis-nya dan / atau tanpa disertai dengan banyak - banyak minum air (air putih lebih baik), karena ginjal itu tugasnya membuang air, sisa cairan dan metabolit didalamnya dengan menyaring darah yang tersuplai ke ginjal. Jika tidak disertai dengan kebiasaan banyak minum, bisa dibayangkan darah yang dialirkan ke ginjal untuk disaring dan dibuang itu berkonsentrasi yang cukup pekat, ditambah lagi dengan adanya senyawa metabolit jamu. Organ ginjal bisa cepat rusak kalau harus menyaring cairan konsentrat terus menerus. Maka dari itu, biasakanlah minum banyak minum air, untuk membantu kerja organ ginjal. Akan lebih berbahaya lagi, kalau ternyata jamu yang dibeli dan dikonsumsi itu ternyata mengandung senyawa obat sintetis (dikhawatirkan reaksi antara jamu dan obat sintetis ternyata saling bertolak belakang) atau sudah lewat tanggal kadaluarsa. Bisa - bisa terjadi reaksi komplikasi. Makanya harap berhati - hatilah jika memilih produk jamu yang ada di pasaran. Perhatikan apakah produk sudah terkontaminasi bakteri dan jamur. Kalau ternyata produk jamu yang dikonsumsi tidak aman lagi, maka langkah pertama adalah menghindari pemakaian jamu tersebut. Banyak minum air putih untuk "membersihkan" tubuh, atau cuci darah kalau perlu, karena pemakaian jamu yang dalam jangka waktu lama bisa berdampak penumpukan senyawa metabolitnya di organ - organ, misalnya di hati, saluran pencernaan ataupun ginjal. Demikian jawaban kami, semoga dapat menjawab pertanyaan anda. Salam, Tim Konsultasi Kesehatan Mediasehat.com
Konsultasi lain :
Tenggorokan Berlendir Terus
Sakit Kepala Hebat
Batuk Alergi, bagaimana sembuhnya?
Bisakah Sembuh Total dari Alergi ?
Obat dan Pertolongan Pertama unt. Penyakit
Mudah Lemas setelah usia 30tahun
Yang Sehat utk Penderita Kolesterol & Asam Ur
Asam Urat Tinggi
Pemeriksaan Hepatitis
Benjolan Pada Payudara Pria
Halaman : Awal |Sebelum |1 2 3 4 5 6 7 8 |Berikut |Akhir 

a a a a a a a a a
home cantik selalu ibu dan balita dari alam info obat tips panduan makan serba-serbi sehat a
Copyright © mediasehat 2006